Wednesday, April 21, 2010

Sejarah linux

SEJARAH LINUX

Nama Linux merupakan kombinasi unik antara nama penciptanya dan nama

sistem operasi yang menjadi targetnya (UNIX). Semuanya berawal dari sebuah

sistem operasi bernama Minix. Minix dibuat oleh Profesor Andrew Tanenbaum.

Minix adalah sistem operasi mirip UNIX yang bekerja pada PC.

Torvald adalah salah seorang mahasiswa di Universitas Helsinki yang

menggunakan Minix. Walaupun cukup bagus, ia belum menganggap Minix memadai.

Kemudian pada tahun 1991 ia membuat sistem operasi yang merupakan clone UNIX,

yang diberi nama Linux.

Seperti halnya Minix, Linux tidak menggunakan kode apa pun dari vendor

UNIX komersial, sehingga Torvalds mendistribusikan linux di internet secara bebas

dan gratis.

Pada Oktober 5 1991, Torvalds mengeposkan sistem operasinya di newsgroup

comp.os.minix. Ia mengumumkan bahwa source code Linux tersedia dan meminta

bantuan programmer-programmer lain untuk ikut mengembangkannya. Ketika itu

Linux masih setengah matang, sistem operasi ini hanya bisa menjalankan sedikit

perintah UNIX, seperti bash, gcc dan gnu-make. Saat Linux 1.0 diluncurkan pada

1994, sistem operasi ini telah cukup stabil dan memiliki banyak feature, seperti

preemptive multitasking (kemampuan untuk membagi sumber daya CPU untuk

banyak aplikasi) dan symmetric multiprocessing (kemampuan untuk membagi tugas

di antara banyak CPU). Linux bahkan memiliki maskotnya sendiri yang oleh torvalds

dijeaskan sebagai “seekor penguin yang menggemaskan dan ramah,yang

kekenyangansetelahmakanbanyakikanhering”.

Pada 1996, tim pengembangan Linux yang ada diseluruh dunia mulai

memberikan hasilnya. Tahun itu mereka telah membuat versi Linux untuk sejumlah

versi hardware, dari Atari ST sampai Macintosh.

Linux terus berkembang pesat, utamanya karena ada sejumlah distributor

(seperti RedHat, Caldera, dsb) yang berkompetisi untuk berebut pangsa pasar. Oleh

karena itu dibentuk kelompok bernama Linux Standard Base. Kelompok ini bekerja

untuk memastikan bahwa beragam distribusi Linux yang ada tetap bisa menjalankan

aplikasi yang sama dan saling berinteroperasi.



Saat ini ada tujuh distribusi Linux

paling terkenal, yaitu :

1. RedHat Linux, distributor paling populer di AS dan salah satu yang paling

mudah digunakan.

2. Mandrake Linux, distributor yang menambahkan update dan patch untuk

RedHat Linux.

3. Caldera Open Linux, distibrusi Linux dengan instalasi dan lingkungan

pengguna berbasis grafis yang bagus.

4. Suse Linux, distribusi Linux paling populer di Eropa yang juga

menyediakan perangkat instalasi dan panduan berbahasa Indonesia.

5. Slackware Linux.

6. Debian GNU/Linux.

7. TurboLinux, distribusi Linux paling populer di Asia yang menyediakan

dukungan untuk set karakter khusus Asia

0 comments:

Post a Comment

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More