Friday, June 11, 2010

membuat dhcp server di slackware

DHCP (Dynamic Hosts Control Protocol) DHCP,adalah penyambung lidah antara server dengan clientnya, dan mengatur agar setiap client akan meminta alamat IPnya masing2 ke server dengan beberapa aturan seperti ;hanya memperbolehkan client tertentu dengan MAC (Media Access Control) address tertentu yang mendapatkan alamat IP dari server.

Pertama kita cek dulu apakah file-file yang dibutuhkan sudah terinstall,dengan menggunakan perintah pkgtool.Jika belum terinstall anda bisa menginstallnya terlebih dahulu dengan mengambil paket data bawaan dari cd slackware.Konfigurasi yang harus kita terletak di “/etc/dhcpd.conf”.Konfigurasi ini dapat kita sesuaikan dengan kebutuhan yang kita perlukan.

root@server# vi /etc/dhcpd.conf
default-lease-time 21600;
max-lease-time 21600;
ddns-update-style none;
#mengijinkan boot via dhcp
allow booting;
allow bootp;
#pakai internal network (LAN)
option subnet-mask 255.255.255.0;
option broadcast-address 192.168.100.255;
option routers 192.168.100.254;

option domain-name-servers 192.168.100.254;
option domain-name-servers 202.155.0.10;
option netbios-name-servers 192.168.100.254;
#ganti dengan domain dan root-path anda, dimana direktori
#tersebut akan disewakan
option domain-name “ubernet.net.id”;
option root-path “192.168.100.254:/opt/ubernet.net.id/i386″;
option option-128 code 128 = string;
option option-129 code 129 = text;
#opsi ini hanya untuk 10 ip saja (lihat range …)
#ganti dengan kebutuhan anda
shared-network CLIENTS {
subnet 192.168.100.0 netmask 255.255.255.0 {
range dynamic-bootp 192.168.100.1 192.168.100.253;
use-host-decl-names on;
option log-servers 192.168.100.254;

group {
use-host-decl-names on;
option log-servers 192.168.100.254;
#PC Gua
host server {
hardware ethernet 00:80:AD:7D:3C:C5;
fixed-address 192.168.100.250;
filename “/tftpboot/vmlinuz”;
}
host uber1 {
hardware ethernet 00:02:A5:62:13:B2;
fixed-address 192.168.100.1;
filename “/tftpboot/vmlinuz”;
}
host uber2 {
hardware ethernet 00:E0:00:04:45:05;
fixed-address 192.168.100.2;
filename “/tftpboot/vmlinuz”;
}
host uber3 {
hardware ethernet 00:02:A5:62:EA:A7;
fixed-address 192.168.100.3;
filename “/tftpboot/vmlinuz”;
}
}
}
}

file diatas hanya contoh saja,anda dapat menyesuaikan dengan kebutuhan yang anda perlukan.Jika sudah diketik semua, simpan file tersebut dengan mengetikkan :wq (titik dua + w + q) tekan enter.Kemudian kita coba jalankan dhcp servernya dengan mengetikan perintah “/usr/sbin/dhcpd”.Jika tidak ada tampilan error,maka dhcp server kita sudah bisa digunakan.

0 comments:

Post a Comment

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More